Israel Paksa Warga Palestina Habiskan Sisa Hidup Dipengungsian, 3 Jam Pasca Gencatan Senjata Bom Zionis Hujani Rafah...

photo author
R Herdiawan, Gora Juara
- Minggu, 3 Desember 2023 | 12:29 WIB
Israel Paksa Warga Palestina Habiskan Sisa Hidup Dipengungsian,. (Gorajuara/ Twitter/ @21Qur)
Israel Paksa Warga Palestina Habiskan Sisa Hidup Dipengungsian,. (Gorajuara/ Twitter/ @21Qur)

“Tidak ada ruang tersisa: jenazah ditempatkan di rumah sakit Abu Yousef Al-Najjar di Rafah karena lemari es kamar mayat sudah penuh,” tulis akun Twitter @Timesofgaza.

Dikutip dari BREAKING yang ditulis akun Twitter Quds News Network @QudsNen, pada 2 Fesember 2023, menyebutkan Israel menargetkan rumah keluarga Adwan di Rafah, pasca gencatan senjata selatan.

Sehingga akibat serangan tersebut mengakibatkan korban jiwa yang dialami warga sipil Palestina yang tidak bersalah.

“BREAKING: Casualties among innocent Palestinian civilians in an Israeli airstrike targeting the Adwan family home in Rafah, southern Gaza,” tulis Quds News Network @QudsNen.

Menurut seorang netizen dengan akun Twitter @AzizMtzas serangan udara besar-besaran akan fokus ke Kota Rafah.

Israel mengebom tempat pengungsian warga Palestina saat penduduknya disuruh untuk menuju tempat tersebut.

Sehingga rakyat Palestina terjebak di tempat tersebut dan tidak bisa menghindari kehancuran, tulis akun Twitter @CensoredMen.

“Israel bombing the place they told Palestinians to evacuate to. Palestinians are stuck, they can't escape Israel's destruction,” tulis @CensoredMen.

“Israel akan meminta Mesir untuk segera membuka perbatasan Rafah, dan meminta Mesir untuk menerima setiap warga Palestina dari Gaza sebagai pengungsi,” sambungnya.

“Israel ingin warga Palestina menjalani sisa hidup mereka di tenda-tenda di kamp pengungsi. Israel ingin menduduki Gaza dan mencuri lebih banyak tanah,” lanjutnya.

“Ini adalah rencana Israel. Israel membuatku muak,” tutup @CensoredMen.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Herdiawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini