Dilansir dari The Guardian oleh GORAJUARA, EMSC mengatakan gempa berkekuatan 7,6 skala richter terjadi pada kedalaman 63 km.
Sedangkan menurut survei Geografis AS, gempa yang terjadi pada pukul 23.37 malam itu terjadi pada kedalaman 32 km.
Baca Juga: EKSPETASI TINGGI! Drakor Sweet Home 2 Tayang di Netflix Setelah Jeda 3 Tahun, Ini Kata Sutradara Lee
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, Phivolcs, menyatakan bahwa resiko tsunami masih ada.
Mereka sebelumnya mengatakan kepada masyarakat yang tinggal di dekat pantai Surigao Del Sur dan Davao Oriental harus segera mengungsi.
Gempa bumi sering terjadi di Filipina dan menjadi hal biasa setiap harinya walaupun skalanya lemah untuk dirasakan oleh manusia.
Hal itu terjadi karena negara Filipina terletak di sepanjang "Cincin Api" Pasifik.***