GORAJUARA - Prancis, melalui Menteri Pendidikannya melarang siswi-siswi muslimah mengenakan abaya dan gamis.
Ini bukan kali ini saja, Prancis bersikap arogan kepada dunia Islam.
Sebut saja karikatur Rasulullah, Prancis juga pernah lakukan aksi-aksi anti imigran muslim.
Baca Juga: Prancis Larang Siswi Muslimah Kenakan Abaya dan Gamis
Dan yang terbaru larangan penggunaan gamis dan abaya bagi siswi-siswi muslimah yang bersekolah di sekolah-sekolah negeri.
Dalam catatan sejarah, di masa Kekhilfahan Utsmani, Prancis pernah berulah.
Baca Juga: WAH! Kylian Mbappe Sudah Masuk Daftar Jual PSG, Berapa Harga Pasaran Sang Superstar Prancis?
Prancis pernah berencana membuat drama komedi tentang nabi Muhammad saw.
Rencana Prancis yang melecehkan Islam ini, bisa digagalkan oleh Khalifah Abdul Hamid Ii.
Di akhir 1800-an, Khalifah Abdul Hamid II- pemimpin terkuat Utsmani-, mengetahui adanya rencana pementasan drama komedi tentang kehidupan Nabi Muhammad saw di sebuah teater di Paris, Prancis.
Baca Juga: Kemarahan di Prancis Setelah Polisi Menembak Seorang Anak Berusia 17 Tahun di Pinggiran Kota Paris
Ide pementasan drama komedi tentang kehidupan Nabi Muhammad ini berasal dari Marqus de Bouine.
Bouine merupakan anggota The 'Academie Francaise. Dia sudah menyiapkan pemeran lucu yang akan memerankan Nabi Muhammad saw.
Mengetahui hal ini Sultan Abdul Hamid II tidak bisa berdiam diri. Ini merupakan penghinaan terhadap Islam.
Sultan Abdul Hamid II mengirimkan surat Ultimatum pada pemerintah Prancis.