GORAJUARA - Bersyukur merupakan sesuatu yang amat ditekan oleh Allah swt. Banyak dalil-dalil yang menunjukkannya
Di antara dalil-dalil yang menunjukkan pentingnya bersyukur adalah ayat suci Al-Quran yang menjelaskan bahwa bila bersyukur, maka nikmat akan ditambah. Sebaliknya, bila ingkar, maka ancaman menanti.
Ayat Al-Quran yang dimaksud adalah firman Allah swt berikut ini, yang artinya, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS Ibrahim (14): 7)
Baca Juga: Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Jika Minum 4 Cangkir Teh Setiap Hari, Penting Untuk Diketahui!
Ayat ini jelas. Jelas sekali mendorong untuk bersyukur. Ayat ini menunjukkan seolah pilihannya hanya satu, yaitu harus bersyukur. Sebab akal sehat akan memilih bertambahnya nikmat dan tidak ingin memperoleh siksa.
Lalu bagaimana cara bersyukur? Diantara cara-cara bersyukur, terdapat dzikir yang bila dibaca sudah dianggap bersyukur. Apa dzikir itu.
Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja yang mengucapkan di waktu pagi,
اللهـُمَّ مـَا أَصْبَحَ بِيْ مِنْ نـِعْـمَةٍ أَوْ بِأَحَـدٍ مِنْ خَـلْقِـكَ فَـمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَ لَكَ الشُّـكْرُ
‘ Allahumma maa ashbaha bii min ni’matin aw bi-ahadin min kholqika fa minka wahdaka laa syariika laka falakal hamdu wa lakasy-syukru, (Ya Allah apa pun nikmat/orang yang datang pada pagi hariku, tidak ada sekutu bagi-Mu, segala puji bagi-Mu dan syukur pada-Mu), maka dia telah menunaikan kewajiban syukurnya pada hari itu. Dan siapa saja yang mengucapkannya di sore hari, maka dia telah menunaikan kewajiban syukurnya pada waktu malamnya,” (HR Abu Daud dalam sunannya:5073)
Untuk dzikir di sore harinya, ganti ashbaha menjadi amsaa. Sehingga menjadi
اللهـُمَّ مـَا أَمْسَى بِيْ مِنْ نـِعْـمَةٍ أَوْ بِأَحَـدٍ مِنْ خَـلْقِـكَ فَـمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَ لَكَ الشُّـكْرُ
Allahumma maa amsaa bii min ni’matin aw bi-ahadin min kholqika fa minka wahdaka laa syariika laka falakal hamdu wa lakasy-syukru (Ya Allah apa pun nikmat/orang yang datang pada sore hariku, tidak ada sekutu bagi-Mu, segala puji bagi-Mu dan syukur pada-Mu)
Dzikir ini dibaca pagi hari, bisa setelah sholat Subuh dan juga dibaca di sore hari, bisa setelah sholat Ashar.