Spoiler One Piece 1069, Dr Vegapunk Ungkap Rahasia Buah Iblis Luffy, Nika Ternyata Dewa di Abad Kekosongan

photo author
- Kamis, 8 Desember 2022 | 06:05 WIB
Simak spoiler One Piece 1069 di mana Dr Vegapunk mengungkapkan berbagai rahasia dari buah iblis Nika Luffy. (Youtube Esther One Piece Indonesia)
Simak spoiler One Piece 1069 di mana Dr Vegapunk mengungkapkan berbagai rahasia dari buah iblis Nika Luffy. (Youtube Esther One Piece Indonesia)

Nika seharusnya dihapus oleh sejarah tapi selama orang-orang terus memiliki harapan, Nika akan selalu ada.

Sama halnya dengan kekuatan buah iblis pada umumnya. Mereka eksis karena keinginan umat manusia yang terus berkembang.

Keinginan mereka tidak disukai oleh lautan dan inilah alasan kenapa kelemahan buah iblis adalah air laut.

Selanjutnya kemunculan Sentomaru bersama tiga seraphim membuat agen CP0 cukup panik.

Karena Sentomaru adalah orang yang mampu mengendalikan semua Seraphim

Sentomaru diketahui memiliki kendali lebih atas Seraphim ketibmang agen CP0.

Dalam artian Seraphim akan lebih menuruti perkataan Sentomaru daripada CP0.

Hal tersebut dibuktikan dengan Seraphim Kuma yang saat ini bersama CP0 secara tiba-tiba langsung mengikuti perintah Sentomaru untuk menyerang Stussy dan Kaku.

Kembali ke duel utama dalam chapter ini, Luffy diperlihatkan menghindari setiap serangan Rob Lucci dengan tertawa.

Dia lalu menggunakan Gomu Gomu no Mogura yang membuat lingkungan sekitarnya menjadi karet dan meninju Rob Lucci dari berbagai arah.

Rob Lucci pun memuntahkan darah dan terlempar cukup jauh.

Karena mengira Rob Lucci sudah tumbang, Sentomaru pun mendatangi Luffy.

Dia menjelaskan jika dirinya telah diasuh oleh Dr Vegapunk sejak kecil yang mana dulunya ia adalah anak yang miskin dan kelaparan.

Setelah itu ia pun mengabdikan dirinya untuk melindungi Dr Vegapunk dan sekarang ia akan menghadapi agen CP0 apapun resikonya.

Kemudian sentomaru meminta kepada Luffy untuk membawa Dr Vegapunk pergi bersamanya dari Pulau Egghead secepat mungkin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghiffary Zaka Taftazani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini