"Ini bukti semua sudah siap, udah terlanjur ngundang. Jadi lanjutin aja acaranya walaupun kita batal nikah," tegas Ryan
Gagal nikah pada umumnya disebabkan ketidak nyamanan kedua belah pihak, berbeda dengan Ryan. Gagal nikah sebab pihak mempelai perempuan meminta sertifikat rumah sebagai mahar.
Menanggapi peristiwa pilu yang menimpa dirinya serta anaknya, Sani Tiara ibu Ryan memberikan komentar bijak.
"Untuk menutupi malu pada tamu undangan, kami terpaksa gelar acara pernikahan. Mempelai perempuannya kami ganti pake sepupu Ryan."
"Awalnya sudah kami siapkan mahar beserta syarat lainya yang sudah di sepakati sebelumnya dalam bentuk buket," ujarnya dilansir gorajuara.com dari berbagai sumber.
"Sebelumnya saya sudah siapkan rumah, cuman bukan sebagai mahar. Saya berikan rumah untuk Ryan dan istrinya tinggal," tegas Sani
Menurut pengakuan orang tua pihak laki-laki, perjanjian sebelumnya dengan keluarga perempuan tidak termasuk sertifikat rumah sebagai mahar.
Pernikahan seolah tidak lebih penting dari mahar, budaya semacam ini sudah mendarah daging di tanah air.
Sementara untuk menggapai pernikahan yang dicita-citakan Agama mahar bukanlah yang utama.
Penentu utama adalah kematangan pemahaman kedua mempelai untuk membangun keluarga yang Sakinah, Mawadah warahmah.
Banyak peristiwa pernikahan yang digelar semewah mungkin beserta mahar melimpah ruah, namun tidak sedikitpun menjamin kebahagian rumah tangga. ***
Anda ingin mendapatkan berita update setiap hari dari Gorajuara.com. Ayo gabung di Grup Telegram “Gorajuara.com News”, caranya klik link https://t.me/gorajuaranews, Kemudian join. Langkah pertama install aplikasi Telegram di ponsel.