GORAJUARA – Putra sulung Ridwan Kamil, mendiang Emmeril Kahn Mumtadz resmi menyandang gelar sarjana di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Sabtu, 8 April 2023.
Kabar ini sontak mengejutkan Ridwan Kamil dan keluarga. Pasalnya, pihak keluarga tidak menyangka bahwa sang anak tetap memperoleh gelar sarjana meskipun telah tiada.
Seperti dilansir melalui akun Instagram Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat itu mengunggah sebuah foto mendiang Eril yang tampak mengenakan toga pada Sabtu, 8 April 2023.
Baca Juga: Dengar Music yang Hemat Kuota Internet, Berikut Cara Mengubah Video YouTube Menjadi
Dalam unggahan tersebut, Ridwan Kamil mengungkapkan alasan mengapa sang anak bisa meraih gelar sarjana meskipun telah berpulang.
Rupanya, pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) mengadakan sidang sebanyak 2 kali untuk menguji apakah tugas akhir mendiang Eril layak untuk dinyatakan lulus.
“Sekian bulan setelah wafatnya, ITB mengadakan sidang 2 kali untuk menguji apakah tugas akhirnya yang memang secara substansi sudah selesai, itu layak apa tidak untuk dinyatakan lulus,” tulis @ridwankamil seperti dikutip gorajuara.com pada Senin, 10 April 2023.
Baca Juga: Amanda Manopo dan Putri Anne Terlibat Persaingan Serius Cairkan Hati Arya Saloka yang Membeku
Diketahui, tugas akhir dari putra sulung Kang Emil adalah bekerja sama dengan timnya untuk menciptakan teknologi scanning penyakit kulit menggunakan kamera ponsel. Hasil pindai tersebut akan dibaca oleh machine learning.
“Projectnya Almarhum kira-kira adalah menciptakan Teknologi Scanning penyakit kulit menggunakan kamera hape, yang kemudian dibaca oleh machine learning. Kerja bersama tim nya,” lanjut suami Atalia Praratya.
Pengujian tugas akhir Eril ini bermula dari sidang pertama di Fakultas lalu diuji kembali oleh beberapa guru besar atau profesor sebagai penentu standar ketat di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Baca Juga: Nagita Slavina Akui Suka Arya Saloka Hingga Terkesima, Saingan Baru Amanda Manopo dan Putri Anne
“Sidang pertama di fakultas, kemudian hasil sidang di fakultas diuji lagi oleh beberapa Guru Besar atau Profesor. Dan hasilnya Alhamdulillah dinyatakan memenuhi syarat standar ketat ITB,” sambungnya.
Meskipun telah berpulang, Ridwan Kamil mengaku tidak meminta pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menguji tugas akhir hingga memberi gelar sarjana kepada Eril. Ia mengaku telah mengikhlaskan semua hal duniawi sang anak.