Adapun keputusan menikah dengan Fatimah terletak dari bagaimana sang wanita memutuskan untuk masuk Islam atau tidak.
Dalam menunggu keputusan itu, Neo memberi waktu dan ruang kepada Fatimah untuk mempelajari Islam tanpa ada paksaan untuk memeluk Islam.
Dalam hal ini, Neo ingin membangun rumah tangganya dengan baik. Dengan demikian, keputusan Fatimah untuk memeluk Islam harus berasal dari dirinya sendiri.
Selanjutnya, Neo Japan memuji kesungguhan wanita Jepang.
Dalam hal ini, Neo menjelaskan bahwa wanita dari Negeri Matahari Terbit bila memutuskan suatu hal akan melakukan dengan sungguh-sungguh.
Oleh karena itu, Neo mengatakan dirinya memberi waktu kepada Fatimah untuk memutuskan sendiri dalam memeluk agama Islam.
Neo mengatakan dirinya yakin bila sang wanita memutuskan memeluk Islam, maka dia akan mempelajari agama yang dianutnya dengan sungguh-sungguh.***