GORAJUARA - Juragan Komar menculik Nisa untuk memaksa Alya menerima lamarannya.
Jika Alya menolak, Nisa akan dijual sebagai pelunasan utang milik Fuad.
Dalam kondisi tertekan dan putus asa, Alya teringat kartu nama Devan dan segera menghubunginya untuk meminta pertolongan.
Devan bersedia membantu, namun dengan satu syarat: Alya harus menikah dengannya.
Demi menyelamatkan Nisa dan membebaskan Cakra, Alya pun menyetujui syarat tersebut.
Devan langsung mengambil langkah cepat dengan mengurus proses pembebasan Cakra serta menyiapkan perjanjian pranikah.
Ia menemui Juragan Komar dan menawarkan pelunasan utang Fuad dengan imbalan Nisa dibebaskan.
Baca Juga: Duka Dunia Hukum Tanah Air: Advokat Senior Hotma Sitompul Wafat di ICU RSCM
Di bawah tekanan Devan, akhirnya Juragan Komar menyerah dan melepaskan Nisa.
Setelah semuanya selesai, Devan meminta Alya ikut ke Jakarta untuk diperkenalkan kepada keluarganya.
Sesampainya di rumah Devan, keduanya menyepakati pernikahan kontrak.
Baca Juga: Tiba di Indonesia, Prabowo Terima Langsung 'Ngantor' Terima Kunjungan Wakil PM Rusia Denis Manturov
Dalam perjanjian tersebut, jika Alya mundur atau identitas pernikahan palsu mereka terbongkar, maka ia harus membayar denda sebesar sepuluh kali lipat dari total biaya yang telah dikeluarkan oleh Devan.