GORAJUARA - Manchester City dikabarkan mendapat tuduhan pelanggaran aturan keuangan oleh pihak Premier League.
Dalam beberapa tahun terakhir, Manchester City dikenal sebagai salah satu tim besar di Premier League.
Tuduhan dari pihak Premier League tersebut didapat pihak Manchester City pada hari Senin, 6 Februari 2023, waktu setempat.
Bahkan kabarnya pelanggaran yang dilakukan oleh klub berjuluk The Citizens tersebut dilakukan lebih dari 100 kali.
Terkait dengan tuduhan dari pihak Premier League, Manchester City diduga tidak membagikan rincian lengkap perkara gaji sejak 2009 hingga 2013.
Selain tuduhan tersebut, mereka juga dituding tidak membagikan rincian kontrak lengkap dan remunerasi yang dibayarkan kepada para pemain sejak 1010 hingga 2016.
Selanjutnya, Manchester City juga mendapat tudingan menyembunyikan informasi yang berkaitan dengan sponsor serta pendapatan mereka.
Baca Juga: Anak Nikita Mirzani Sudah Sangat Dekat dengan Sang Pacar, Mereka Ingin Menikah di Tahun Ini
Premier League mengklaim bahwa pelanggaran tersebut sudah dilakukan sejak musim 2009-2010 dan berlanjut hingga 2017-2018.
Lalu The Citizens juga dituding tidak mematuhi aturan Financial Fair Play UEFA untuk musim 2013-2014 dan aturan Premier League tentang keuntungan sejak tahun 2014 hingga 2018.
Manchester City sempat mendapat larangan main di Liga Champions oleh UEFA selama dua musim. Namun, hal tersebut telah dibatalkan oleh pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada tahun 2020.
Dalam hal ini, Manchester City sukses melakukan banding dan mereka mendapat denda, yang awalnya 30 juta euro diringankan menjadi 10 juta euro.
Baca Juga: Spesial! Resep Ayam Bakar Terbaru, Cocok Untuk Menu Bersama Keluarga