GORAJUARA - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani sukses menyabet gelar kejuaraan bulutangkis Orleans Masters 2022.
Gelar ini menjadi yang pertama di tahun 2022 untuk individu putri.
Bertanding di Palais des Sports, Minggu 3 Maret 2022 lalu, laga yang berudasi 62 menit tersebut sangat menguras tenaga Putri Kusuma Wardani.
Baca Juga: Tak Ada The Minions, Inilah Daftar Atlet yang Akan Berlaga di Turnamen Korea Open 2022
Sebab, pemain wakil Amerika Serikat, Iris Wang bermain sangat baik. Meskipun begitu, laga dimenangkan Putri Kusuma Wardani dengan skor 7-21, 21-19, 21-18.
“Game pertama saya ingin buru-buru mematikan lawan. Tetapi musuh bermain sabar, malah saya kurang sabar,” kata Putri seusai laga.
“Di game kedua dan ketiga, saya lebih mengontrol diri sendiri. Lebih tenang dan lebih sabar meladeni pukulan-pukulan lawan. Nekat dan ikuti semua instruksi pelatih,” tambahnya.
Baca Juga: Pesona Luca Marini Adik dari Valentino Rossi, Meski Sudah Punya Pacar, Banyak Wanita Cantik Terpincut
Gelar juara Orleans Masters 2022 ini menambah jumlah koleksi juara Putri di level senior. Sebelumnya ia sudah menjuarai Spain Masters 2021, Ceko Terbuka 2021, dan Bahrain International 2021.
“Gelar ini membuat saya menjadi termotivasi untuk bisa semakin baik dan semakin percaya diri untuk di laga-laga selanjutnya. Gelar ini dipersembhkan untuk keluarga dan orang-orang yang selalu mendukung, untuk PBSI, dan juga pastinya Indonesia,” Ucap Putri.
“Sangat merasa bersyukur, alhamdulillah saya bisa melewati semua ini, dari mulai babak awal sampai babak akhir. Lawan tidak ada yang mudah. Jadi saya bangga sama diri saya sendiri,” lanjut Putri.
Baca Juga: Inilah Kondisi Pebulutangkis Indonesia Jelang Korea Open 2022, Coach Nova: Mereka Siap Tempur
Putri merasa puas dengan hasil ini, dan ia bertekad menuju level yang lebih tinggi lagi.
“Untuk sekarang saya puas. Saya berpikir satu-satu saja. Semua gelar saya mau dapat tapi kan tidak bisa langsung,” ucap Putri.
“Saya sudah juara di seri super 100 dan 300, ke depan saya mau coba merebut gelar di super 500,” harapan putri.
Baca Juga: Gareth Bale dan Mariano Diaz Terlambat ke Bangku Cadangan Setelah Jeda Pertandingan
Pebelutangkis lainya dari pasangan ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati harus puas di runer up.
Mereka berhasil dikalahkan oleh pasangan Singapura unggulan delapan, Hee Yong Kai Terry/Tan Wei Han dengan perolehan skor 12-21, 21-16, 13-21.
“Hari ini kami bermain sedikit tegang, kami tidak bisa bermain dengan lepas. Padahal tadi pemanasan sudah banyak tapi ternyata saat di lapangan tegangnya tidak kunjung hilang,” ucap Rehan.
“Tentunya belum merasa puas dengan pencapaian runner up. karena sebenarnya target awal kami juara. Tetapi tetap di syukuri alhamdulillah, mungkin memang rezekinya runner up. Yang penting setelah pertandingan ini kita evaluasi, latihan lebih rajin lagi, perbaiki kekurangan,” pungkas Rehan.***