GORAJUARA – Beredar kabar terkait permainan latto-latto yang memakan korban di media sosial. Hal ini pun ramai dibicarakan di grup WhatsApp.
Seperti yang dicuitkan akun @tanyakanrl yang mengunggah tangkapan layar ruang obrolan grup WhatsApp berisi pesan yang diteruskan berkali-kali serta melampirkan foto seorang laki-laki yang salah satu matanya diperban.
“Assalamualaikum teman-teman, mau saling mengingatkan yang pada punya anak main lato-lato diawasin yaa.. Ini temen ponakan SD kelas 3 main lato-lato kena bola mata pecah akhirnya diangkat dan mata buta sebelah,” tulis pesan dalam tangkapan layar tersebut.
Baca Juga: Resep Puding Gulung bisa Sebagai Ide Jualan dan Banyak Peminatnya
Sontak saja, banyak netizen yang meramaikan cuitan yang berisi tangkapan layar tersebut.
“‘Diteruskan berkali-kali’ sepertinya seseorang sudah cukup kesal dengan lato-lato dan memutuskan untuk menyebarkan berita bohong untuk mendesak orang lain (kebanyakan orang tua) untuk menghentikan anaknya bermain lato-lato,” duga @ary***
“Seriusan nanya ini bisa dipertanggungjawabkan ga beritanya? Soalnya seperti yg kita tau kadang di WAG selalu ada berita yg isinya hoax. Emg main lato2 kalo ga hati2 bahaya bgt. & juga br tau cara mainnya diputer2 sampe atas kaya sekarang,” tulis @byu***
Salah seorang netizen pun melakukan penelusuran pribadi terkait kebenaran dari berita yang telah menyebar di grup WhatsApp itu dan ternyata informasi yang beredar adalah hoax.
Baca Juga: One Piece 1072: Oda Ungkap Luffy Punya Kekuatan untuk Menetralkan Buah Iblis, Jika...
“Aku kalau ada berita yg di share di grub gini suka cari tau dulu sebelum percaya. Beneran ada anak yg matanya terkena lato-lato, tp serpihannya. jd bola matanya ga sampai pecah seperti yg di share di grub itu. Tp mainan apapun itu bisa jadi bahaya buat anak2 kalau ga hati2,” kata @div***
Seorang dokter mata, Ferdiriva pun mengomentari berita yang beredar di media sosial melalui akun Twitternya, @ferdiriva
“Beredar foto anak yang matanya rusak akibat kena latto latto. Gue gak tau itu foto pasien beneran kena trauma atau gak, tapi latto latto itu mainnya gak bisa pelan. Kalo kena mata mungkin saja bikin perdarahan atau robekan (ruptur) sehingga mengancam penglihatan.” tulisnya pada 9 Januari 2023.
Sang dokter itu pun menghimbau kepada orang dewasa untuk tetap mengawasi anak-anak yang bermain latto-latto.
Baca Juga: Gercep, Hotman Paris Dampingi Venna Melinda Di Polda Jatim Surabaya Terkait Dugaan KDRT