Viral, BEM KM Unand Unggah Poster Jokowi dan Puan Maharani Mirip KKN di Desa Penari

photo author
Hairi Gora, Gora Juara
- Rabu, 22 Juni 2022 | 13:39 WIB
unggahan poster Jokowi oleh BEM KM Unand (foto; Gorajuara/instagram @bmkmunand)
unggahan poster Jokowi oleh BEM KM Unand (foto; Gorajuara/instagram @bmkmunand)

GORAJUARABEM KM Uniiversitas Andalas (Unand) tengah menjadi sorotan publik usai mengunggah sebuah poster presiden Jokowi.

BEM Unand menggungaah poster Jokowi yang di desain seperi film KKN di Desa Penari seperti Badarawuhi.

Lantas dari unggahan tersebut mendapat tangapan beragam mulai dari mahasisw, masyarakat, hingga buzzer karena menampilkan foto presdien Jokowi dan ketua DPR Puan Maharani.

Menurut informasi yang diperoleh bahwa BEM Unand mengguah poster tersebut terkait dosahkannya Revisi UU Pembentukan Peraturan Peundang-Undangan (P3) oleh DPR bersama Pemerintah pada 24 Mei 2022 lalau.

Baca Juga: 7 Hari Setelah Eril di Makamkan, Ridwan Kamil : Kami akan Jalani Hidup Baru dengan Semangat Eril

Menurut BEM Unand dengan disahkannya UU ini dinilai memancing rekasi keras dari masayrakat, termasuk keluarga mahasiswa Universitas Andalas.

Menyikap hal ini, BEM Unand menutuk keras karena pengesahan Revisi UU P3 adalah salah satu bentuk pembangkangan terhadap putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2021 yang secara jelas memerintahkan pemerintah dan DPR memperbaiki UU CIpta Kerja dalam jangan waktu 2 tahun, bukan merivisi UU P3.

Selain itu, BEM Unand juga mengatakan bahwa proses revisi UU P3 juga mengulang cerita lama yakni minimnya partisipasi publik dalam proses revisi nya.

Diketahui unggahan tersebut sehari setelah pengesahan UU P3, tepatnya pada tanggal 25 Mei 2022 pukul 11.45 WIB, Bem Unand mengeluakran unggahan tersebut dengan judul KKN (Kegagapan,Kenakalan, dan Ngeyelnya) Pemerintah di Indonesia.

Baca Juga: Ridwan Kamil Beli Lukisan, Potret Dirinya dan Keluarga Ketika Mencari Eril di Sungai Aare Swiss

Setelah postingan itu ramai pihak kampus meminta klarifikasi kepada BEM Unand.

“beberapa jam pasca postingan tersebut, pihak kampus pada pukul 14.30 WIB, meminta klarifikasi kepada BEM Unand atas postingan tersebut yang dianggap menghina presiden dan meminta postingan tersebut untuk di take down,” ucap BEM Unand.

Tak hanya itu, bahkan akun Instagram pribadi Presiden Mahasiswa Unand diretas oleh orang yang tidak diknal.

“setelah banyaknya tekanan ari berbagai pihak, postingan tersebut ditakedown pada pukul 21.35 WIB, dengan keterangan akhir telah mencapai 2940 like dan 211 komentar,” ucap BEM unand.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hairi Gora

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini