GORAJUARA - Telah terjadi gempa dengan Magnitudo 4,4 di Garut, Jawa Barat. Pusat gempa berada dikedalaman 10 KM, BMKG melaporkan gempa terjadi rabu malam tanggal 1 Februari 2023 pukul 22.57 WIB. Pusat gempa berada di 21 KM Barat Laut Kabupaten Garut.
Lokasi gempa berada pada koordinat 7,20 Lintang Selatan -107,70 Bujur Timur. BMKG mengatakan hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah.
" Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data " tulis BMKG dalam akun resminya di Twitter.
Baca Juga: Gempa Terkini Magnitudo 4.4 Guncang Garut Jawa Barat
Getaran gempa terasa sampai Bandung Kota, belum ada laporan secara resmi perihal korban jiwa ataupun kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa.
Di Twitter beberapa akun membagikan situasi dan kondisi yang diakibatkan oleh gempa. Seperti poto yang dibagikan oleh akun @PoD_09_ yang menunjukan sebuah bangunan rumah tempat tinggal dalam keadaan rusak dengan atap genteng yang ambruk. Dengan disertai keterangan tempat kejadian di Desa Padaawas, Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut.
" Sementara kerusakan yang terhitung parah satu rumah " tulis akun @PoD_09_
Ada juga kiriman video dari akun @AbngUlukdltn17, dalam video yang dia bagikan terlihat warga sedang berkumpul diluar rumah. Dan terdengar beberapa orang dalam video tersebut sedang menelepon saudara atau kerabatnya menanyakan keselamatan dan situai kondisi ditempat tinggalnya. Dalam unggahan video tersebut dituliskan kejadian terjadi di Kampung Kebon Kolot, Kecamatan Pasir Wangi.
Dia juga membagikan video lainnya, yang menunjukan kondisi rumah neneknya yang rusak akibat gempa. Terlihat beberapa dinding retak dan ambrol sebagian dindingnya di area dapur dan bagian depan rumah. Juga terlihat salah satu jendela pecah.
Video tersebut dilihat sebanyak 77 ribu kali, dan dikomentari oleh beberapa orang yang merasakan getaran gempa. Ada juga yang mengomentari bahwa tembok rumahnya yang berada di Nagrek Bandung ikut retak - retak diakibatkan gempa yang terjadi.
Sedangkan akun yang lainnya kebanyakan menanyakan kebenaran kejadian gempa dan mencari informasi.***