news

Ingin Bertemu BTS di Korea Selatan, Dua Gadis Pakistan Dilaporkan Hilang, Ditemukan Sejauh 1.200 Kilometer

Jumat, 13 Januari 2023 | 16:04 WIB
Dua Gadis Pakistan Dilaporkan Hilang, Setelah Mengaku Ingin bertemu BTS (Gorajuara/ dok: Instagram @BTS)

GORAJUARA - Kehilangan anak pasti menjadi mimpi buruk bagi orang tua, siapapun dia dan dimanapun berada.

Itulah yang dialami Mohammed Junaid dari Karachi, Pakistan, pada 7 Januari 2023 lalu ketika dia mengira putrinya sedang berkumpul dengan temannya di atap rumah, tetapi ternyata mereka tidak dapat ditemukan.

Awalnya, dia mengira gadis-gadis itu telah diculik karena motif tersembunyi dan setelah mencari selama dua jam dengan ayah gadis lain, ia mengajukan laporan ke pihak kepolisian, seperti dilansir dari media Pakistan Dawn.com.

Dalam peristiwa yang aneh, dua remaja, berusia 13 dan 14 tahun itu akhirnya ditemukan di Lahore, lebih dari 1.200 km jauhnya dari rumah mereka, pada Selasa, 10 Januari 2023.

Baca Juga: WHO: Sirup Obat Batuk India Dikaitkan Sebagai Penyebab Kematian Anak-Anak di Uzbekistan

Diketahui keduanya berusaha terbang ke Korea Selatan dan bertemu dengan idola mereka, superstar K-pop BTS.

Dalam sebuah video yang diposting di Facebook oleh Polisi Karachi, Inspektur Senior Polisi Abraiz, Ali Abbasi mengungkapkan penyelidikan awal mengarah pada penemuan buku harian milik salah seorang gadis.

"Kami menganalisis buku harian itu dan menemukan tarif dan waktu kereta yang telah dia tulis, bahwa mereka telah merencanakan untuk melarikan diri dari rumah pada 7 Januari 2023, dan bahwa mereka telah berencana untuk membawa serta salah satu sepupunya," ujar Ali Abbasi.

Dia juga mengungkapkan bahwa sepupu gadis itu ditemukan di rumah.

Polisi mewawancarainya dan menemukan bahwa gadis-gadis itu adalah penggemar berat BTS.

"Mereka mengikuti mereka, sangat menyukai mereka dan berencana pergi ke Korea Selatan untuk bertemu BTS dan bekerja untuk mereka," pungkas Abbasi.

Baca Juga: Mulai Minggu Depan, Microsoft Akan Memperkenalkan Cuti Berbayar Tanpa Batas Untuk Semua Karyawan di AS

Setelah menghubungi organisasi polisi daerah lainnya, berbicara dengan kontrol imigrasi dan bahkan berkampanye melalui obrolan WhatsApp polisi, polisi Karachi menemukan bahwa gadis-gadis itu berada dalam tahanan polisi Lahore.

Abbasi juga harus membuat pengumuman untuk publik.

Halaman:

Tags

Terkini