Jelang Idul Fitri, Kebakaran Hebat Meluluhlantakan Pasar Pakaian Terbesar di Bangladesh: Kami Rugi Besar!

photo author
- Rabu, 5 April 2023 | 14:22 WIB
Kebakaran berkobar di pasar populer untuk pakaian murah di ibu kota Bangladesh, Dhaka (Gorajuara/Al Jazeera/Mahmud Hossain Opu/AP Photo)
Kebakaran berkobar di pasar populer untuk pakaian murah di ibu kota Bangladesh, Dhaka (Gorajuara/Al Jazeera/Mahmud Hossain Opu/AP Photo)

GORAJUARA - Ribuan toko garmen terbakar di pasar Bangladesh sehingga memberikan pukulan yang signifikan bagi para pelaku usaha di Bangladesh, hanya beberapa minggu sebelum hari raya Idul Fitri.

Kebakaran besar telah memusnahkan ribuan toko garmen di pasar pakaian populer di ibu kota Bangladesh, Dhaka.

Hal ini membuat para pemilik toko bersedih karena mengalami kerugian besar hanya beberapa minggu sebelum Idul Fitri.

Baca Juga: Mario Dandy dan Anastasia Pretya Amanda Tak Dipertemukan di Pengadilan, Ternyata Ini Alasannya..

Ratusan petugas pemadam kebakaran dan personel tentara berjuang melawan kobaran api, saat pasar pakaian berubah menjadi tumpukan abu. 

Kobaran api akhirnya dapat dikendalikan pada pukul 12:45 waktu setempat.

Beberapa orang dilaporkan mengalami luka-luka tetapi sejauh ini tidak ada korban tewas yang dilaporkan. 

Baca Juga: Prediksi Chapter 1080, Garp Terlalu Gegabah Datangi Hachinosu yang Dijaga Ketat Bajak Laut Kurohige

Hingga kini, pihak berwenang masih berusaha mencari tahu penyebab kebakaran itu.

DM Habib, seorang pejabat di Asosiasi Pemilik Toko Bangabazar, mengatakan seperti dilansir dari Al Jazeera bahwa setidaknya 3.000 toko, sebagian besar terbuat dari timah dan kayu, habis terbakar.

“Pasar memiliki produk garmen siap pakai yang bernilai ratusan juta. Sebagian besar toko memiliki stok tambahan karena Idul Fitri tinggal dua minggu lagi,” kata Habib.

Seorang petugas pemadam kebakaran berlari untuk memadamkan api di pasar pakaian di Dhaka
Seorang petugas pemadam kebakaran berlari untuk memadamkan api di pasar pakaian di Dhaka (Gorajuara/Al Jazeera/Abdul Goni/AFP)

“Saya tidak dapat menggambarkan kerugian besar yang kita semua alami.”

Sebagian besar pedagang mengungkapkan kesedihan dan ketidakberdayaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Reynold Untung Manurung

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini