GORAJUARA - Seorang jurnalis menghubungi dokter Ghassan terkait keakuratan laporan Kementerian Kesehatan Palestina.
Dalam hal ini, sang jurnalis mencoba untuk mengonfirmasi jumlah korban meninggal di pihak Palestina yang mencapai angka 6.000-an jiwa kepada dokter Ghassan.
"Apa pendapat Anda tentang seberapa akurat yang Anda yakini dari jumlah yang Anda saksikan?" tanya jurnalis kepada dokter Ghassan Abu Sittah, dokter bedah plastik.
Satu pertanyaan jurnalis tersebut dijawab panjang lebar oleh Ghassan dengan berbagai argumen dan fakta yang ditemukan di lapangan.
Sebelumnya, diberitakan bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden meragukan jumlah korban meninggal di pihak Palestina yang mencapai 6.000-an jiwa akibat konflik Palestina Israel.
"Saya rasa Presiden Biden pada dasarnya memberitahu kepada Israel bahwa mereka belum cukup membunuh penduduk Palestina," ujar dr. Ghassan sebagai jawaban awal dikutip dari unggahan Instagram @cordova.media pada 28 Oktober 2023 oleh GORAJUARA.
"Dan masih ada ruang untuk pembantaian yang lebih banyak lagi," ungkap Ghassan melanjutkan.
"Malapetaka di sini yang sejauh ini bisa dihindari oleh Israel," jelas Ghassan lagi.
"Lihatlah tubuh korban yang bertumpuk-tumpuk di kamar jenazah," jelas Ghassan mengurai sebuah fakta.
"Lihatlah pemakaman massal yang setiap harinya digali," ungkap Ghassan selanjutnya.
"Lihatlah jenazah yang dikeluarkan dari bawah reruntuhan," Ghassan kembali menunjukkan fakta lainnya.