GORAJUARA – Secara bahasa, futur berarti putusnya kegiatan setelah kontinu bergerak. Juga dapat berarti dalam diam setelah bergerak.
Lalu, dapat dimaknai bahwa kata lainnya malas, lamban, dan santai setelah sungguh-sungguh. Penyakit futur ini menimpa orang-orang yang telah bergerak. Ia tidak menimpa orang yang tidak atau belum bergerak.
Kata futur ini identik dengan suatu pengamalan ibadah dalam Islam. Setiap orang akan semangat dalam sesuatu, dan waktu ia kendor semangatnya pasti disebabkan oleh beberapa hal.
Baca Juga: MPL ID Season 10: Bigetron Bukan Lagi Kelinci Percobaan RRQ Hoshi, Kok Bisa?
Dan di antara sebab mudah futur atau malas dalam ibadah adalah karena terlalu berlebihan dalam suatu amalan.
Sehingga sikap yang baik adalah berada di pertengahan dalam amalan atau belajar, tidak meremehkan dan tidak berlebihan.
Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi futur yang melanda? Untuk mengobati penyakit futur ini, beberapa ulama memberikan beberapa resep.
1. Menjauhi kemaksiatan
Baca Juga: Besok Ada Rekayasa Lalin di Kawasan Jalan Jakarta, Catat Aturannya!
2. Tekun merutinkan amalan siang dan malam
3. Mengagendakan amalan yang ia kerjakan
4. Menjauhi hal-hal yang berlebihan
5. Mendatangi atau berkumpul dengan jamaah
6. Mengenal kendala yang akan menghadang