GORAJUARA – Tertundanya kembali keberangkatan umrah dari Indonesia yang semula akan mulai dilakukan pada 23 Desember 2021 mendatang, tentunya kembali membuat jemaah kecewa.
Terlebih, sudah hampir dua tahun terakhir belum ada kegiatan terkait dengan pelaksanaan ibadah umrah, yang praktis sudah dihentikan pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada 27 Februari 2019.
Terkait kondisi tersebut, Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Handiman Romdhony meminta pengertian dari semua pihak. Termasuk dalam hal ini para jemaah umrah yang memang sudah cukup lama menunggu keberangkatan ke Tanah Suci.
Baca Juga: Eky Fitri Novianti, Piawai Mengolah Si ‘Kulit Bundar’, Mutiara dari SMK Negeri 1 Tanggeung, Cianjur
Baca Juga: Kepak Sayap SMK Negeri 1 Tanggeung, Cianjur Melalui Ekstrakurikuler Pacinta Alam
Menurut dia, pihaknya sangat memahami bagaimana rindunya kaum muslimin untuk kembali bisa berkunjung ke Tanah Suci, setelah cukup lama tidak bisa beribadah ke sana.
“Ini sebenarnya dilema, di satu sisi antusiasme jemaah umrah untuk beribadah sangat tinggi, di sisi lain kasus pandemi Covid-19 masih belum usai bahkan muncul lagi varian baru seperti Omicron,” ungkap Romdhony, Senin, 20 Desember 2021.
Apalagi, tambah Romdhony, umat muslim sudah cukup lama menunggu. “Tentu saja rasa rindu untuk beribadah ke Tanah Suci semakin memuncak,” katanya.
Baca Juga: Tips Dalam Menjalani Kuliah Online yang Perlu Kamu Pahami
Baca Juga: Piala AFF 2020: Hadapi Indonesia di Semifinal, Singapura Tidak Akan Diperkuat Gabriel Quak
Romdhony mengatakan, sejatinya rencana keberangkatan umrah pada bulan Desember ini merupakan kebahagiaan tak terbayangkan oleh mereka. Namun, sayangnya memang kondisinya belum memungkinkan, sehingga kembali harus ditunda hingga tahun 2022.
Seperti diketahui, keberangkatan jemaah umrah Indonesia kembali ditunda hingga tahun 2022.
Hal tersebut sesuai dengan keputusan yang sudah dibuat pemerintah melalui imbauan Presiden RI dan arahan Menteri Agama agar masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, serta setelah Kemenag menggelar rapat dengan Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
Baca Juga: Liga Inggris: Jurgen Klopp Sebut Harry Kane Mestinya Diganjar Kartu Merah
Baca Juga: V BTS Kembali Memecahkan Rekor Dunia dalam 13 Hari Beturut-turut