edukasi

Menarasikan Ide KDM Gubernur Jawa Barat Perihal Pesta Pernikahan... Relevansi Untuk Dunia Pendidikan...

Jumat, 17 April 2026 | 16:03 WIB
KDM Ajak Generasi Milenial Bangun Rumah Dari Pada Buat Pesta Nikah (GoraJuara.com/tangkapan layar youtube Lembur Pakuan Channel)

GORAJUARA - Narasi KDM Gubernur Jawa Barat tentang pesta pernikahan layak direnungkan. KDM sarankan generasi milenial mengalihkan biaya pesta pernikahan untuk uang muka rumah.

Dr. Toto Suharya, S.Pd. M.Pd. Sekjen DPP AKSI melaporkan pada tim GoraJuara, sejak dulu ide hemat dalam pesta pernikahan sudah dinarasikan dalam pembelajaran di sekolah. 

Pesta pernikahan hemat dinarasikan sejak zaman wabah Covid-19. Pada saat itu, ide pernikahan hemat karena dilakukan dengan undangan terbatas dan online. 

Baca Juga: Kasus Bunuh Diri Di Kota Bandung... Upaya Dunia Pendidikan Apa..

Hotel-hotel menawarkan paket akad nikah dengan harga murah karena jumlah yang hadir terbatas. Kisaran harga 17 jutaan, paket akad nikah bisa dilakukan di hotel dan sah. 

Selanjutnya, dalam kegiatan proyek pembelajaran, murid-murid melaporkan proyek praktek acara pernikahan lengkap dengan upacara adat dan parasmanan, biayanya hanya 16 juta. 

Ide pesta pernikahan hemat kemudian berkembang menjadi sebuah gagasan untuk merefleksi kembali makna dan tujuan pesta pernilkahan. 

Baca Juga: Sekolah Rakyat Dukung Mimpi Anak Pengemudi Ojol untuk Kuliah di AS dan Jadi Data Science Analyst

Seperti dikatakan KDM Gubernur Jawa Barat, menjadi ratu dan raja pada saat pesta pernikahan hanya semalam, tetapi menghadapi kehidupan setelah pesta nikah dialami seumur hidup. 

Sangat berakal sehat jika KDM menyarankan kaum milenial untuk mengalihkan biaya pesta untuk uang muka rumah. Punya rumah setelah nikah itulah kebutuhan nyata dalam hidup sehari-hari.

Ide lain, di media sosial beredar generasi milenial melakukan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) dengan biaya terjangkau. Akad pernikahan kemudian dipublikasikan di media sosial.

Baca Juga: Menjaga Marwah Ruang Kelas...Tidak Boleh Sembarangan Orang Masuk Kelas...

Abad informasi telah mengubah pola pikir dan cara pandang manusia dalam hidup. Budaya efektif dan efisien sedang terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat. 

Abad informasi telah menyuguhkan gagasan-gagasan baik, dengan mengkritisi kebiasan-kebiasaan lama tidak penting, diubah menjadi kebiasaan ekfektif dan efisien sesuai kebutuhan.

Halaman:

Tags

Terkini

Guru Panca Mulia

Jumat, 17 April 2026 | 23:51 WIB