GORAJUARA – Kevin Hillers dan Dokter Siska yang dulunya merupakan pasangan sejoli sekarang saling melaporkan dan membenarkan kebenaran masing-masing.
Diketahui Kevin Hillers menurut pengakuan dirinya bahwasanya Ia mendapatkan penganiyaan dan kekerasan fisik dari Dokter Siska.
Sontak saja hal tersebut membuat publik tercengang bagaimana bisa seorang perempuan dan pacar sendiri melakukan tindakan penganiayaan.
Baca Juga: Pesan Mengharukan Gerard Pique di Ujung Perjalanan Kariernya, Curhat Habis Soal Barcelona
Kevin Hillers juga mengaku sebagai korban dan berniat ingin melaporkan Dokter Siska dan mendapatkan hukuman yang setimpal.
Namun alih-alih Kevin Hillers mendapatkan keadilan serta mendapatkan perlakuan hukum yang adil dari pihak kepolisian Bogor malah Kevin Hillers dinaikkan statusnya menjadi tersangka.
Hal tersebut membuat Kevin Hillers meradang dan kecewa dengan pihak kepolisian yang menangani kasusnya tersebut.
Baca Juga: Penyanyi Dangdut Solo Terpopuler Farel Prayoga: Terima Kasih Abah Lala!
Bagaimana tidak Kevin Hillers sebelumnya berstatus sebagai saksi dan juga korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Dokter Siska.
Kevin Hillers mencoba untuk memberikan pernyataan dan meyakinkan kembali pihak kepolisian Bogor terkait statusnya menjadi tersangka.
Dikutip gorajuara.com dari akun Instagram @kevinhillers memberikan tanggapan sekaligus kekecewaan kepada pihak kepolisian Bogor.
“Saya korban! Tapi unit 4 JATANRAS POLRES BOGOR jadikan saya tersangka!@humaspolresbogor saya kecewa dan sungguh-sungguh miris hukum di Indonesia bisa seperti ini. Padahal penyidik di Unit 4 disaat saya tanya si SK tidak ada bukti dari penganiayaan tersebut kenapa bisa naik ke penyidikan? Penyidik menjawab: ya begitulah, bapak pahamlah pak. Tolonglah sistem penanganan hukum di Indonesia dibenahi kembali. Oknum seperti inilah yang merusak citra kepolisian di Indonesia”.
Sontak saja pernyataan Kevin Hillers tersebut menjadi pertanyaan warganet. Pasalnya Kevin Hillers diketahui telah memberikan bukti kepada penyidik terkait apa yang dialaminya dan kekerasaan yang diduga dilakukan oleh Dokter Siska tersebut.