Respons Gibran Rakabuming Usai Disebut 'Mengantuk' oleh Pandji Pragiwaksono di Special Show 'Mens Rea'

photo author
- Minggu, 18 Januari 2026 | 18:29 WIB
Gibran Rakabuming komentari soal pertunjukan Mens Rea yang dibawakan Pandji Pragiwaksono (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube Gibran Rakabuming)
Gibran Rakabuming komentari soal pertunjukan Mens Rea yang dibawakan Pandji Pragiwaksono (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube Gibran Rakabuming)

GORAJUARA - Komika Pandji Pragiwaksono ramai jadi sorotan publik tanah air pada awal tahun 2026.

Bukan tanpa alasan, Pandji ramai disorot setelah dirinya membawakan materi komedi terkait politik Indonesia dalam special show 'Mens Rea'.

Dalam pertunjukan tersebut, salah satu hal yang ramai disorot adalah ketika Pandji menyebut Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, seperti orang mengantuk.

Baca Juga: Masa Depan manusia di Era AI... Bagimana Pendidikan Dikelola... 

Usai Pandji mengomentari penampilan Gibran, Tompi sempat melayangkan kritik kepada sang komika.

Lewat Instagram @dr_tompi pada 3 Januari 2026, Tompi mengecam Pandji yang meledek fisik atau penampilan Gibran.

Lalu, Tompi menjelaskan bila penampilan Gibran yang disebut 'mengantuk' oleh Pandji tersebut dikenal sebagai ptosis.

Baca Juga: Sinetron Mencintai Ipar Sendiri RCTI Malam, Kawal Rafki Ayuna Berlayar, Masih Banyak Cerita yang Belum Terkuak... 

Terkini, Gibran buka suara atas pertunjukan komedi yang ditampilkan Pandji di 'Mens Rea'. 

Dalam hal ini, Gibran mengapresiasi show 'Mens Rea' yang berhasil menduduki posisi puncak di platform Netflix.

"Ya kita ucapkan selamat lah ke Bang Pandji ya, 'Mens Rea' kan nomor satu (di Netflix)," kata Gibran dilansir dari YouTube Tretan Universe pada 18 Januari 2026 oleh GORAJUARA.

Tak hanya itu, Gibran mengaku bila ia tidak mempermasalahkan candaan Pandji yang menyebut dirinya seperti orang mengantuk.

"Gak papa, santai," ujar Gibran Rakabuming.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Fariz Kurniawan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini