GORAJUARA - Sevilla kembali mengukuhkan diri sebagai raja Liga Europa. Kali ini wakil Spanyol itu merebut gelar itu usai kalahkan AS Roma lewat drama penalti di final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Kamis (1/6/2023).
Sevilla menang 4-1 melalui adu penalti setelah ditahan imbang AS Roma 1-1 hingga perpanjangan waktu. Dua penendang klub asuhan Jose Mourinho gagal mengeksekusi penalti, sedangkan eksekutor tim lawan sukses melesakkan bola ke gawang lawannya.
Sukses ini membuat koleksi gelar Sevilla di kompetisi ini bertambah dan menjadi yang terbanyak. Mereka sebelumnya telah mengantongi enam gelar juara Liga Europa yang dimenangkan pada musim 2005-2006, 2006-2007, 2013-2014, 2014-2015, 2015-2016, dan 2019-2020.
Baca Juga: Sinopsis Imlie ANTV Kamis, 1 Juni 2023: Imlie Kritis di Rumah Sakit, Keluarga Menangis Histeris
Jose Mourinho sebenarnya punya rekor mentereng di pertandingan di final pentas Eropa dengan torehan lima gelar juara.
Raihan trofi Jose Mourinho di pentas Eropa: Liga Champions 2003-2004 – FC Porto Liga Champions 2009-2010 – Inter Milan Liga Europa 2016-2017 – Manchester United Piala UEFA 2002-2003 – FC Porto Liga Konferensi Eropa 2021-2022 – AS Roma.
Laga Sevilla vs AS Roma Berjalan Sengit
Laga Sevilla vs AS Roma berjalan sengit di waktu normal. Karenanya, laga pun dilanjutkan ke babak tambahan.
Sebelumnya, AS Roma memimpin pada menit ke-34 lewat gol Paulo Dybala. Namun, Sevilla menyamakan skor pada menit ke-55 setelah Mancini menceploskan bola ke gawang sendiri.
Baca Juga: Promedia Teknologi Indonesia Bangun Megaportal Bantu KUMKM Naik Kelas
Susunan pemain
Sevilla: Bounou; Jesús Navas, Bade, Gudelj, Alex Telles; Fernando, Rakitić; Ocampos, Oliver Torres (Suso 46'), Bryan Gil (Lamela 46'); En-Nesyri
AS Roma: Rui Patrício; Mancini, Smalling, Ibanez; Zeki Celik, Cristante, Matic, Spinazzola; Dybala (Wijnaldum 68'), Pellegrini; Abraham (Belotti 75')