Tanggapi Kasus Bocah 8 Tahun Perkosa Anak TK, Komnas Perlindungan Anak: Kami Merasa Cemas

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 22:13 WIB
Faktor apa yang mendorong bocah 8 tahun nekat perkosa anak TK, ini penjelasan Komnas Perlindungan anak. (foto: akun Instagram (@aristmerdeka.official))
Faktor apa yang mendorong bocah 8 tahun nekat perkosa anak TK, ini penjelasan Komnas Perlindungan anak. (foto: akun Instagram (@aristmerdeka.official))

Gorajuara.com- Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist merdeka Sirait mengakui bahwa Indonesia saat ini sedang dalam keadaan darurat kasus pelecehan seksual.

Terutama pada kasus perkosaan. Dan, biasanya pelaku pemerkosa adalah orang dewasa tetapi ini merupakan anak-anak.

Komnas Perlindungan Anak pun merasa cemas, atas kasus bocah 8 tahun perkosa anak TK. Mengingat ketika anak melakukan kekerasan juga harus dilindungi.

Baca Juga: Ayo Daftar! 22 Lowongan pekerjaan BUMN PT. Telkom Indonesia Terbaru 2023

“Secara nasional memang kita saat ini darurat kejahatan seksual,” kata Ketua Komnas Perlindungan Anak dikutip girajuara.com dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Sabtu (4/02/2023).

“Dikatakan darurat karena bayangannya pelaku adalah orang dewasa nah sekarang anak-anak di bawah usia 12 tahun,” lanjutnya.

Komnas Perlindungan Anak mengaku dibuat bingung dengan kasus bocah 8 tahun perkosa anak TK. Pasalnya, pelaku juga harus dilindungi karena masih anak-anak.

“Di luar akal sehat kami, membuat bingung belum lagi dihadapkan dengan pelaku yang masih anak sehingga hukumannya diringankan,” jelas Arist Merdeka Sirait.

Baca Juga: Nikmati Honey Moon Bersama Suami di Italia, Kiky Saputri Justru Dicibir Fans-nya Prilly Latuconsina! Kok Bisa?

Rasa cemas juga cukup dirasakan Komnas Perlindungan Anak atas kasus ini, karena pelaku adalah anak dan korban lebih muda dari pelaku.

Mengingat ada aturan yang mengatakan ketika anak melakukan kejahatan pidana itu tidak boleh dihukum lebih dari 10 Tahun.

“Komnas perlindungan anak saja cemas, seharusnya dilindungi kan, tapi dia pelaku dan korban juga lebih muda,” katanya.

“Lalu hukum kita mengatakan ketika anak melakukan kejahatan tindak pidana seperti orang dewasa itu tidak boleh dihukum lebih dari sepuluh tahun,” jelasnya.

Dengan adanya aturan tersebut membuat kebingungan Komnas Perlindungan anak, karena pastinya ini akan dirasa tidak adil bagi keluarga korban.

Halaman:

Editor: Janitra Achmad

Tags

Artikel Terkait

Terkini