GORAJUARA - Pihak BMKG menginformasikan bahwa wilayah ibu kota berpotensi mengalami curah hujan tinggi hingga 2 Januari 2023 mendatang.
Oleh karenanya, Pemprov DKI Jakarta menetapkan status siaga cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi hingga 2 Januari 2023 mendatang.
"Terdapat potensi curah hujan intensitas lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dengan status siaga di wilayah DKI Jakarta," tulis BPBD DKI Jakarta melalui Instagram resminya, @bpbddkijakarta, Jumat 30 Desember 2022.
"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem," sambung.
Untuk memperoleh informasi terupdate, BPBD menyarankan masyarakat untuk memantau melalui situs https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir -berbasiskan-rt.
"Apabila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," lanjutnya.
Sejumlah wilayah di Jabodetabek diprediksi akan mengalami cuaca ekstrem menjelang siang hingga malam dan dini hari nanti.
Diberitakan sebelumnya, menurut Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, wilayah Jabodetabek akan alami cuaca ekstrem di akhir Desember dan awal Januari ini.
"Dari analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam periode tersebut terdapat potensi signifikan dinamika atmosfer yang kemudian dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya selama periode Nataru,” jelas Isnawa Adji.
Bagi masyarakat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, hendaknya memperhatikan informasi dari BMKG dan penetapan siaga oleh Pemprov DKI.***
Anda ingin mendapatkan berita update setiap hari dari Gorajuara.com. Ayo gabung di Grup Telegram “Gorajuara.com News”, caranya klik link https://t.me/gorajuaranews, Kemudian join. Langkah pertama install aplikasi Telegram di ponsel.