Masyarakat dan Tenaga Medis Perlu Pro Aktif Hadapi Gagal Ginjal Akut

photo author
Arya Noor Amarsyah, Gora Juara
- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 21:53 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy beri pengarahan (Foto:  PMJ News)
Menko PMK Muhadjir Effendy beri pengarahan (Foto: PMJ News)

GORAJUARA - Belakangan ini kasus gagal ginjal akut sedang marak.

Yang membuat miris mereka yang terkena adalah anak-anak.

Menurut keterangan Menkes sudah ada 11 pasien gagal ginjal akut di RSCM.

Baca Juga: Huznudzon, Berbaik Sangka pada Allah Ta'Alla, Berikut Hikmah dan Manfaat Serta Penerapannya di Islam

Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menghimbau kepada masyarakat di segala lapisannya dan juga kepada tenaga kesehatan untuk berperan pro aktif.

"Kalau punya putra atau putri berusia 15 tahun ke bawah, betul-betul dijaga, diwaspadai,"

"Kalau ada gejala-gejala segera hubungi tenaga kesehatan setempat, " ujar Muhajir Jumat 21 Oktober 2022

Baca Juga: Arya Saloka Semakin Ganteng, Ketika Lucu-lucuan di Lokasi Syuting Bareng Rendi dan Nino, Ngapain?

Baca Juga: Unggahan Evan Sanders Bikin Baper, Isyaratkan Kepergian Pemain Ikatan Cinta?

"Begitu juga dari tenaga kesehatan, level paling bawah, mulai dari bidan, kemudian dokter, rumah keluarga, puskemas, posyandu. Hendaknya semua pro aktif," tambahnya

"Tiap desa sudah punya data anak usia 16 tahun ke bawah,"

"Sehingga mudah sekali untuk menyisir, untuk memproteksi agar jangan terjadi kepanikan orang tua yang tidak tahu apa yang harus diperbuat terutama mereka yang punya anak di bawah 15 tahun," jelasnya.

Sejauh yang diduga menjadi pemicu munculnya gagal ginjal akut adalah zat Etilen Glikol dan Dietilen Glikol yang terdapat dalam obat cair/sirup.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Janitra Achmad

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini