• Jumat, 20 Mei 2022

Hasil Penelitian Sebut Ada Kemungkinan Lain Penyebab Hepatitis Misterius

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:00 WIB
Hepatitis misterius (Foto: Gorajuara/Pikiran Rakyat)
Hepatitis misterius (Foto: Gorajuara/Pikiran Rakyat)

GORAJUARA - Hepatitis misterius tetap masih misterius. Walau demikian, akan sedikit perkembangan.

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia atau FKUI adalah salah satu laboratorium yang ditunjuk untuk melakukan investigasi dan uji sampel terhadap penyakit hepatitis misterius.

Tujuh sampel terkait sampel Hepatitis Misterius yang diuji FKUI. Awalnya dicurigai Adenovirus dan SARS CoronaVirus 2 sebagai penyebabnya.

Baca Juga: Halo Pemburu Beasiswa! Kemendikbudristek Resmi Luncurkan Program Beasiswa Indonesia Maju Untuk Jenjang S1 dan

“Dua kemungkinan ini merupakan kandidat kuat, akan tetapi ada permasalahan lain yang menjadi kemungkinan penyebabnya,” ujar peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

"Sampai saat ini masih kita pertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lain, walaupun kedua virus yang ditemukan ini memang merupakan kandidat kuat.

Ada yang masih dipertimbangkan apakah ini sebetulnya hanya dicetuskan oleh virus infeksinya dan bisa virus apa saja atau memang Adenovirus dan SarsCoV2," ujar Spesialis mikrobiologi FKUI, Dr dr Budiman Bela, SpMK(K) dalam keterangannya yang disiarkan YouTube CME FKUI yang tayang pada Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga: Thomas Cup: Jonatan Christie Kalah di Semifinal atas Kenta Nishimoto

Menurut dr Budiman Bela dari hasil pemeriksaan shotgun sequencing pada sampel pertama oleh laboratorium Nusantrics dengan menggunakan sampel plasma diperoleh hasil tidak ditemukan Adenovirus 41 sebagai penyebab penyakit Hepatitis Misterius.

Halaman:

Editor: Janitra Achmad

Tags

Terkini