GORAJUARA,- Gempa magnitudo 5.4 yang menggoyang Banten, Senin pagi 17 Januari 2022 dilaporkan sempat dirasakan hingga Sukabumi dan Bogor. Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menjelaskan gempa tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa, menurut warga, tak hanya dirasakan di Sukabumi, tapi juga Cianjur, Bandung, Tasikmalaya, serta di Pandeglang, Tangerang, Banten.
BMKG juga menyampaikan bahwa masyarakat harap berhati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.
Baca Juga: BMKG: Gempa Magnitudo 5.4 Baru Saja Guncang Banten dan Sukabumi
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini: Capricorn, Aquarius, Pisces, dan Aries
Berdasarkan rilis BMKG, gempa dirasakan di Bogor dengan skala MMI II-III. Selain itu, gempa juga dirasakan di Kabupaten Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Cikembar, Cireunghas, dan Sumur dengan skala MMI II-III.
Skala II MMI berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Diberitakan sebelumnya gempa di Baya, Banten, terjadi pada pukul 07:25:56 WIB. Dijelaskan juga gempa tersebut berada di kedalaman 10 km pada lokasi 84 km Barat Daya Banten Bayah.
Gempa tersebut dirasakan hingga ke berapa tempat termasuk Sukabumi. Karenanya BMKG menyatakan bahwa masyarakat untuk tetap berhati hati untuk adanya gempa susulan.
Sebelumnya, gempa kembali mengguncang Banten, pusatnya masih berada di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Sejak Sabtu dini hari, 15 Januari 2022, total ada 6 kali lindu.
Gempa bumi pertama kali terjadi pukul 03.34 WIB berkekuatan magnitudo 4,7. Kemudian pukul 04.09 WIB berkekuatan magnitudo 2,7. Berlanjut pukul 07.20 WIB berkekuatan magnitudo 3,3.
Baca Juga: Layangan Putus Episode Terakhir Aris dan Kinan Bercerai, Akankah Aris Menyesalinya?
Lindu terus mengguncang pukul 07.41 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,4. Diteruskan pukul 07.56 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,0. Gempa bumi terakhir pukul 09.24 WIB berkekuatan magnitudo 4,0.