• Minggu, 23 Januari 2022

Tiga Anak Korban Pemerkosaan Ayah Kandung Kondisinya Sangat Mengkhawatirkan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 11:20 WIB
 Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan ( Foto: Gorajuara.com/Dok.PMJ News/Yeni)
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan ( Foto: Gorajuara.com/Dok.PMJ News/Yeni)

GORAJUARA - Tiga anak yang diduga menjadi korban pemerkosaan ayah kandungnya sendiri di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, kini kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Akibat dampak kekerasan seksual yang diperbuat ayah kandungnya itu, ketiga korban mengalami trauma fisik, emosional dan psikologi.

Baca Juga: Cara Membeli TIket M3 World Championship, Harga dan Aturannya

"Keiga korban kini sedang menjalani pemeriksaan psikologi forensik," Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

Ramadhan menjelaskan, pemeriksaan psikologi dilakukan untuk menganalisis tindakan korban dari sisi psikologis dalam rangka pembuktian tindak pidana.

Baca Juga: M3 World Championship, 16 Tim Terbaik Mobile Legends Perebutkan Rp11,4 Miliar

"Sedang dalam proses pemeriksaan psikologi forensik," tegas Ramadhan dkutip Gorajuara.com dari PMJ NEWS, Rabu 1 Desember 2021.

Pihaknya, tambah Ramdhan,  masih menunggu hasil analisa dari tim psikologi forensik terkait pemeriksaan tersebut.

Baca Juga: Reuni 212 di Masjid Azzikra Disiarkan Virtual Serta Bedah Rumah, Pembagian Sembako dan Pengobatan Gratis

"Pemeriksaan itu membutuhkan waktu yang tidak cepat," katanya.

"Minimal satu minggu terhadap tiga anak yang diduga menjadi korban pencabulan tersebut," lanjut Ramdhan.

Baca Juga: Ustadz Abdul Somad: Sosok Putra Kedua Almarhum Ustadz Arifin Ilham Sudah Lepas dari Urusan Duniawi, Ameer

Dikabarkan sebelumnya, kasus pencabulan yag diduga dilakukan ayah kandung terhadap tiga anaknya sempat distop, karena atas desakan masyarakat.

Namun, Polri kembali melakukan penyidikan, Pengusutan ini dilakukan dengan dibekali laporan model A atau laporan yang dibuat langsung oleh polisi.***

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemis Nyunda, Cara Kota Bandung Lestarikan Bahasa Ibu

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:16 WIB

Rastik, Sulap Kulit Jengkol Jadi Busana

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:03 WIB
X