• Senin, 18 Oktober 2021

Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Barat Tommy Apriantono Digugat Pemilik Klub ke Pengadilan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:15 WIB
Pemilik klub, Denny Susanto/Gorajuara.com/Rivan Risman
Pemilik klub, Denny Susanto/Gorajuara.com/Rivan Risman

BANDUNG, GORAJUARA - Pemilik klub Maung Bandung FC, Denny Susanto akan menyeret sekaligus menggugat Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Barat, Tommy Apriantono ke pengadilan.

Hal tersebut terpaksa dilakukan karena sikapnya yang arogan demi kepentingan pribadi sehingga sampai saat ini status Maung Bandung FC sebagai anggota resmi Asprov PSSI Jawa Barat dan tercatat di PSSI Pusat ‘digantung’ tanpa ada kejelasan.

“Kami sudah merasa jengah dengan sikap ketua Asprov PSSI Jawa Barat yang sekarang, kami merasa didzalimi. Beberapa kali melayangkan surat permohonan untuk keikutesertaan Liga 3 di Jawa Barat tidak pernah ditanggapi, klub saya belum pernah dibahas dan diputuskan secara resmi di dalam setiap kongres tahunan bagaimana statusnya saat ini," paparnya.

Baca Juga: Program BSPS Harus Mampu Membangkitkan Semangat Gotong Royong

"Karena sebagai ketua umum bukannya mengayomi anggotanya dan kami sudah kehabisan kesabaran, maka kami pun akan membawa persoalan ini ke ranah hukum, surat gugatan karena perbuatan ketua umum Asprov PSSI Jawa Barat itu, sudah kami buat dan sudah kita kirimkan ke pengadilan negeri, ” tambah Denny Susanto memaparkan di kantornya di Jalan Oto Iskandar Dinata, Rabu 13 Oktober 2021.

Maung Bandung FC, klub resmi anggota Asprov PSSI Pusat sampai sekarang. Denny mengaku, nasib yang dialami klubnya bermula dari dukung mendukung pemilihan ketua umum di PSSI Pusat.

“Saat itu, saya diminta untuk mendukung salah satu calon oleh dia (Tommy), tapi saat itu juga saya menolak karena saya pun sudah terlanjur mendukung calon lain. Dari situlah bermula, hingga kondisi terbawa ke kompetisi di Jawa Barat," tuturnya.

Baca Juga: Franco Morbidelli Akui Cidera Lututnya Ganggu Penampilan di MotoGP 2021

"Suasana sudah mulai saya rasakan tidak lagi kondusif, akhirnya di akhir kepengurusan Duddy Sutandi saya memutuskan untuk pindah homebase ke Yogjakarta dengan surat resmi, tetapi di Yogjakarta klub kami tidak diterima karena katanya tidak valid, karena tak jadi berkompetisi disana," jelasnya.

Halaman:

Editor: Buddy Wirawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X