news

Inilah Fakta Sungai Aare Swiss, Lokasi Hilangnya Putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz

Minggu, 29 Mei 2022 | 15:18 WIB
Sungai Aare Swiss, lokasi hilangnya putra Ridwan Kamil (Foto: Gorajuara.com/dok: bern.com)

GORAJUARA – Kabar duka menimpa putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz yang hilang terseret arus di Sungai Aare Swiss pada Kamis 26 Mei 2022 waktu setempat.

Tim Search and Rescue dan kepolisian Swiss masih terus melakukan pencarian putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz di area Sungai Aare Swiss.

Hingga berita ini diterbitkan, masih belum ada informasi tanda-tanda ditemukannya Emmeril Khan Mumtadz, putra Ridwan Kamil yang hilang terseret arus Sungai Aare Swiss.

Baca Juga: Teja Paku Alam Cedera, Persib Bandung Resmi Datangkan Kiper Anyar, Reky Rahayu

Kabar mengenai hilangnya Emmeril Khan Mumtadz di Sungai Aare Swiss juga sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman.

"Benar bahwa anak pertama kakak kami, Ridwan Kamil, yang bernama Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril mengalami musibah di Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss," kata Elpi mengkonfirmasi putra Kang Emil hilang di Sungai Aare Swiss.

Dikutip Gorajuara.com dari laman resmi Bern.com, berikut ini beberapa fakta Sungai Aare Swiss yang dapat dikenali.

Sungai Aare Swiss merupakan sungai yang memiliki panjang 288 kilometer. Sepanjang rutenya, sungai ini bertemu dengan banyak desa dan kota, dan berkelok-kelok melalui berbagai lanskap yang mengesankan.

Sungai Aare Swiss bermuara di gletser Aar Bawah dan Atas di Bernese Oberland, kemudian melintasi tiga kanton Bern, Solothurn dan Aargau serta empat danau (Danau Brienz, Thun, Wohlen dan Biel).

Selain itu, di Sungai Aare Swiss masih terdapat banyak sekali ikan-ikan yang berukuran cukup besar. Pada musim panas tahun 2017, seekor lele raksasa sepanjang 1,95 meter dengan berat 50 kilogram pernah ditangkap dari sungai ini.

Namun kemudian dilepaskan kembali ke air dan kini mungkin beberapa ikan besar masih ditemukan tercecer di sungai Aare.

Tak hanya itu saja, berenang di Sungai Aare Swiss sudah menjadi tradisi bagi warga setempat. Bahkan UNESCO menobatkan tradisi ini sebagai dalam tradisi hidup karena merupakan warisan budaya intangible Swiss.

Di Sungai Aare Swiss, rekor dunia untuk arung jeram tercipta di Bern pada tahun 2012, ketika total 1.268 orang secara bersamaan mengarungi sungai Aare dengan perahu karet, dari Kiesen ke Eichholz.

Baca Juga: Keluarga Kisahkan Detik-detik Saat Eril Terseret Arus Sungai Aare: Help...Help!

Halaman:

Tags

Terkini