“Saya mencoba untuk menembus, menembus waktu ke depan lebih jauh di pemilihan presiden berikutnya,” memulai penerawangannya.
“Apakah calon presiden tersebut berasal dari di antara 30 menteri? Lebih kurang yang menjabat saat ini di Kabinet Indonesia Maju, ya,” ucapnya.
“Apakah presiden berikutnya berasal dari Kepala Provinsi atau Gubernur dari kota besar di Indonesia?” tanya Gumay.
“dan apakah presiden periode berikutnya merupakan Kuda hitam yang tidak pernah tersorot di dunia politik, yang tidak pernah digadang-gadang namanya, bahkan wajahnya untuk menjadi seorang presiden,” sambungnya.
“Saya mencoba melihat sosok-sosok kandidat yang akan maju. Ada yang maju dan diajukan sebagai calon Presiden Republik Indonesia,” terangnya.
“Saya melihat, ada yang ini memang keinginan dari dirinya sendiri untuk menjabat Presiden Republik Indonesia, artinya memang dia ingin mengajukan dirinya untuk maju,” sambungnya.
“Saya melihat ada dua ada dua sosok laki-laki. Saya lihat dua sosok laki-laki yang memang ingin mengajukan dirinya menjadi presiden Republik Indonesia,” ujar Gumay.
“Ada tiga sosok yang diajukan dari partai politik untuk menjadi presiden Republik Indonesia, ketiga ini juga laki-laki,” terangnya.
“Saya melihat di awal ada lima sosok laki-laki yang akan maju dan diajukan untuk menjadi Presiden Republik Indonesia, lima sosok tersebut, ya, akan mundur satu persatu dengan sendirinya,” ungkapnya.
“Untuk melihat lebih jauh lagi, yang pertama sosok ini Jawa, bukan hanya sukunya tapi juga darahnya yang mengalir kelahiran dari Pulau Jawa berkulit putih bertubuh gempal,” ujar Gumay.
“dan berbudi luhur, yang saat ini beliau berprestasi, pro dan kontra pasti ada,” sambungnya.
“Sosok yang kedua laki-laki, berkulit sawo matang bertubuh fisik proposional tinggi, untuk standar Indonesia, tubuhnya fisiknya terbilang tinggi dan asli berdarah Jawa,” ucap Gumay.
“Ketiga, ini sosok yang ketiga ini sama berdarah Jawa, tingginya lebih kurang 165 cm berkulit putih, bertubuh gempal, berdarah Jawa Sunda,” ungkapnya.
“yang keempat berkulit sawo matang, postur tubuh tinggi, sama dengan sosok yang kedua berkulit sawo matang, ya, bertubuh tinggi, ya, tidak standar Indonesia pada rata-ratanya, ya, berwibawa, ya,” terangnya.