"Riset menunjukkan 27% anak Indonesia berangkat ke sekolah dengan perut kosong. Bahkan di perkotaan yang padat pemukiman lebih banyak lagi, mencapai 40-50%.
"Kalau pun jajan di sekolah, gizinya juga tidak terjamin," urai Budiman.
Baca Juga: Max dan Yuki Baikan di Series Harus Kawin Episode 6A, Kok Bisa?
Kemudian Budiman menyebutkan manfaat Program Makan Siang dan Susu Gratis.
"Program Makan Siang dan Susu Gratis akan membantu meningkatkan potensi akademis dan konsentrasi.
"Ini akan mengurangi ketimpangan antara anak keluarga mampu dengan tidak.
"Secara riset internasional, cara ini sudah terbukti," lanjut Budisatrio.
Untuk menjamin pendidikan yang bisa mengakses kelas bawah, anak petani dan nelayan juga akan diberikan perhatian khusus berupa beasiswa.
"Di visi misi disebutkan khusus, beasiswa untuk para putra dan putri petani, nelayan, guru dan buruh akan diberikan beasiswa sampai pendidikan tinggi.
"Dan ini bukan hanya sampai sarjana, sampai doktoral pun jika berpotensi akan mendapatkan beasiswa dari negara.
"Ini untuk mengangkat derajat petani dan nelayan kita," kata Budisatrio.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menjabarkan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) akan dilanjutkan dan diperluas cakupannya.
"Jumlah penerima akan ditingkatkan. KIP juga akan menyasar pada kualitas pengajar, pendidik dan murid, serta memperluas cakupan program ini sampai ke perguruan tinggi," ucapnya.