GORAJUARA - KPK mengenalkan 9 nilai antikorupsi yang dibentuk dalam slogan “Jumat Bersepeda KK,” yang mengandung makna Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras.
“9 nilai antikorupsi ini ditanamkan ke seluruh masyarakat lewat berbagai cara seperti tarian, gim, hingga festival film," kata Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T., Plh. pada acara Road Show Bus KPK “Jelajah Nusantara,” di depan Gedung Sate, Bandung, Minggu 2 Juli 2023.
"Kalau dijalankan, 9 nilai antikorupsi ini tidak akan ada kejadian seperti yang sudah-sudah. Ini diimplementasikan mulai dari diri sendiri. Mari kita budayakan ke depan. Kota Bandung bisa menjadi kota berbudaya antikorupsi,” lanjutnya.
Baca Juga: Tedy Rusmawan: Training Legislatif Nasional Sangat Penting dan Strategis bagi Para Mahasiswa
Wawan menambahkan, selain menanamkan 9 nilai antikorupsi, menjelang Pemilu 2024 ini KPK menaruh perhatian penting dalam pendidikan antikorupsi kepada seluruh elemen masyarakat.
Dari hasil kajian KPK, terhadap situasi dan kondisi Pemilu 2019 yang lalu, maka mendekati 2024 ini KPK juga mengampanyekan bagaimana upaya masyarakat untuk menolak politik uang dalam slogan “Hajar Serangan Fajar.”
Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menuturkan, DPRD Kota Bandung meng-apresiasi kegiatan KPK ini. Ada beberapa hal prinsip untuk mencegah korupsi. Mudah- mudahan ini kegiatan yang bisa diimplementasikan di Kota Bandung.
Baca Juga: Musik dengan Film Elemen Penting dalam Sebuah Produk Sinema
Khusus Kota Bandung, ia berharap ada penguatan dari inspektorat agar aspek-aspek yang menjadi kunci pencegahan korupsi bisa diterapkan di lingkungan Pemerintahan Kota Bandung.
Dalam tema besar yang khusus diusung untuk Pemilu 2024, kata Tedy, tentu DPRD Kota Bandung sangat mendukung dan harus terus digaungkan sejak awal sebagai bagian
edukasi untuk masyarakat. Banyak jargon-jargon yang sangat menarik mudah-mudahan bisa disosialisasikan di berbagai sudut Kota Bandung.
“Dengan bahasa yang mudah dicerna akan semakin menguatkan Pemilu yang bersih dan melahirkan para pemimpin yang berintegritas dan memiliki kompetensi,” ujarnya.
Baca Juga: Komisi C DPRD Kota Bandung Bahas Keluhan Warga Soal Dampak Pembangunan KCIC
Acara dihadiri juga Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Ir. Kurnia Solihat dan H. Achmad Nugraha, D.H., S.H, Plh. Wali Kota Bandung Ema Sumarna, serta para petinggi unsur Forkopimda Kota Bandung.***